Panduan Perjalanan ke Palembang Metro

  • Indra Kurniawan
  • Nov 13, 2023
Panduan Perjalanan ke Palembang Metro

Sejarah Palembang

Palembang memiliki sejarah yang kaya dan panjang sebagai salah satu pusat perdagangan dan kebudayaan di Nusantara.

Palembang yang terletak di provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu kota tertua di Indonesia. Didirikan pada abad ke-7 Masehi oleh kerajaan Sriwijaya yang dikenal sebagai salah satu kerajaan maritim terbesar di dunia pada masanya. Kerajaan ini memiliki pengaruh yang kuat di jalur perdagangan maritim Asia Tenggara dan menjadi pusat penyebaran agama Buddha. Palembang pada masa itu juga dilalui oleh pedagang-pedagang dari berbagai negara seperti India, Tiongkok, dan Arab, menjadikannya sebagai pusat pertukaran budaya yang kaya.

Pada abad ke-11 Masehi, Sriwijaya mengalami kemerosotan dan digantikan oleh kerajaan Melayu Dharmasraya yang kemudian dikuasai oleh kerajaan Jambi. Pada abad ke-14 Masehi, Palembang menjadi ibu kota sebuah kerajaan kecil bernama Palembang Darussalam yang dipimpin oleh raja-raja dari dinasti Demak. Selama masa pemerintahan kerajaan ini, terjadi penyebaran agama Islam yang akhirnya mengubah wajah Palembang secara drastis.

Pada abad ke-17, Palembang jatuh ke tangan Belanda setelah mereka berhasil menghancurkan Kesultanan Palembang. Palembang kemudian menjadi bagian dari Hindia Belanda dan diperintah dari Batavia (sekarang Jakarta). Di bawah pemerintahan Belanda, Palembang mengalami modernisasi seperti pembangunan jalan raya, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya. Pelabuhan Palembang juga menjadi salah satu pelabuhan penting di Hindia Belanda dan menjadi pusat perdagangan komoditas seperti kopi, karet, dan cengkih.

Selama masa pendudukan Jepang yang dimulai pada tahun 1942, Palembang mengalami perubahan yang signifikan. Banyak gedung-gedung kolonial yang dihancurkan dan digantikan oleh bangunan-bangunan bergaya Jepang. Pada masa ini, Palembang juga menjadi pusat penyebaran nasionalisme dan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Palembang menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Hingga saat ini, Palembang tetap mempertahankan warisan bersejarahnya dan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Indonesia. Beberapa peninggalan sejarah seperti Benteng Kuto Besak, Masjid Agung Palembang, dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu kota ini. Dengan budaya uniknya yang kaya dan keindahan alamnya yang menakjubkan, Palembang adalah tempat yang tepat untuk mengeksplorasi sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro adalah salah satu destinasi wisata unik di Palembang. Pulau ini terletak di tengah Sungai Musi dan dapat dicapai melalui perahu atau jembatan. Pulau Kemaro memiliki banyak pesona, salah satunya adalah Vihara Avalokitesvara, vihara tertua di Palembang. Vihara ini merupakan tempat suci bagi umat Buddha dan juga menjadi tempat ziarah bagi masyarakat Tionghoa. Selain itu, di Pulau Kemaro juga terdapat Mercusuar Onde-onde yang menjadi landmark terkenal di daerah ini.

Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak merupakan peninggalan sejarah yang menjadi simbol kejayaan Palembang pada masa lalu. Benteng ini dibangun pada abad ke-18 oleh Kesultanan Palembang dan kini telah menjadi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Di dalam museum ini, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi artefak dan benda bersejarah seperti senjata tradisional, pakaian adat, dan perhiasan kerajaan. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan Sungai Musi dari atas benteng yang menawan.

Pasar 16 Ilir

Pasar 16 Ilir adalah pusat perbelanjaan tradisional yang menawarkan berbagai jenis barang, mulai dari pakaian, aksesoris, makanan, dan souvenir khas Palembang. Pasar ini menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Pengunjung dapat mencari oleh-oleh khas Palembang seperti pempek, kue lapis, kerupuk, dan lainnya. Selain berbelanja, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai makanan khas Palembang di warung-warung atau pedagang kaki lima di sekitar pasar.

Rumah Limas

Rumah Limas merupakan rumah adat tradisional Palembang yang memiliki arsitektur unik. Rumah ini memiliki bentuk limas, yaitu atap yang tinggi dan meruncing di bagian atas. Rumah Limas biasanya terbuat dari kayu dan memiliki ukiran khas Palembang yang indah. Beberapa rumah limas yang masih tersisa dapat ditemukan di daerah sekitar Kota Lama Palembang, seperti di daerah Ilir Barat, sekitar Jalan Kapten A. Rivai, dan sekitar Punti Kayu.

Kuliner Palembang

Palembang juga terkenal dengan kuliner khasnya yang lezat. Salah satu makanan khas Palembang yang terkenal adalah pempek. Pempek terbuat dari ikan yang digiling kemudian dicampur dengan tepung sagu dan bahan lainnya. Makanan ini biasanya disajikan dengan kuah cuko yang pedas dan asam. Selain pempek, ada juga makanan lainnya seperti tekwan, model, laksan, mie celor, dan kerupuk kulit. Wisatawan dapat menemukan berbagai kuliner khas Palembang di restoran atau warung makan di sekitar Kota Palembang.

Destinasi Utama di Palembang

Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Salah satu kawasan yang populer adalah Metro, yang menawarkan atraksi wisata yang beragam dan menyenangkan.

1. Taman Punti Kayu

Taman Punti Kayu adalah salah satu tempat wisata terkenal di Metro Palembang. Taman ini menyajikan keindahan alam dengan hamparan padang rumput hijau, pohon-pohon rindang, dan danau kecil yang indah. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas rekreasi seperti kolam renang air tawar, perahu dayung, dan area bermain anak. Selain itu, Taman Punti Kayu juga memiliki wahana flying fox dan taman bermain outbound yang menantang. Tempat ini sangat ideal untuk berkumpul bersama keluarga atau teman-teman.

2. Air Mancur Menara Siger

Salah satu landmark terkenal di Kota Palembang adalah Menara Siger. Di sekitar Menara Siger, terdapat air mancur yang menjadi daya tarik turis. Air mancur ini dihiasi dengan lampu berwarna yang menciptakan tampilan yang memukau pada malam hari. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan air mancur yang diselaraskan dengan musik. Selain itu, area sekitar Menara Siger juga menyediakan area bermain anak dan tempat duduk yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati pemandangan.

3. Kampung Kapitan

Kampung Kapitan adalah kawasan wisata yang unik di Metro Palembang. Kawasan ini adalah sebuah kompleks perumahan tua yang dihuni oleh etnis Tionghoa. Di kampung ini, pengunjung dapat melihat arsitektur dan budaya Tionghoa yang masih terjaga. Jalan-jalan sempit dengan rumah-rumah berwarna cerah dan dekorasi yang khas menciptakan suasana yang kental dengan kebudayaan Tionghoa. Terdapat juga beberapa toko dan restoran yang menawarkan kuliner khas Tionghoa, seperti bakpia dan mie pangsit. Kampung Kapitan adalah tempat yang sempurna untuk menjelajahi keberagaman budaya di Palembang.

4. Museum Tubuh Palembang

Di Museum Tubuh Palembang, pengunjung dapat belajar tentang sejarah Tubuh Palembang, kota yang telah mencatat banyak prestasi dalam bidang olahraga. Museum ini menampilkan berbagai koleksi memorabilia dan artefak terkait olahraga di Palembang, seperti medali, piala, dan seragam atlet terkenal. Pengunjung juga dapat melihat berbagai foto dan video yang menggambarkan momen-momen penting dalam sejarah olahraga Palembang. Museum Tubuh Palembang adalah tempat yang menarik bagi penggemar olahraga dan mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah kota ini.

Dengan beragam atraksi wisata yang menarik, Metro adalah salah satu destinasi utama di Palembang yang tidak boleh dilewatkan. Pengunjung akan merasakan keindahan alam, keberagaman budaya, dan sejarah yang kaya di kawasan ini. Jadi, pastikan untuk memasukkan Metro ke dalam daftar wisata Anda saat berkunjung ke Palembang!

Keindahan Alam di Kawasan Metro

Metro memiliki pesona alam yang menakjubkan, dengan hutan mangrove, sungai yang indah, dan wahana air yang seru. Dalam kawasan Metro, terdapat berbagai tempat yang menawarkan keindahan alam yang memukau. Berikut ini adalah beberapa lokasi yang patut dikunjungi untuk menikmati pesona alam di Kawasan Metro.

Hutan Mangrove di Sungai Musi

Hutan mangrove di Sungai Musi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang populer di Metro. Mengelilingi sungai yang indah, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan pepohonan mangrove yang hijau dan berbagai satwa yang hidup di dalamnya. Anda dapat menjelajahi hutan mangrove dengan berperahu atau menyusuri jembatan kayu yang dibangun di atas air. Jangan lupa untuk membawa kamera agar dapat mengabadikan keindahan alam yang ada di sekitar Anda.

Taman Wisata Alam Alai Parang Noroyo

Taman Wisata Alam Alai Parang Noroyo terletak di daerah Alai, Metro. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang memesona, dengan paduan antara alam buatan dan alam asli. Anda dapat menikmati pemandangan kebun bunga yang indah, air terjun mini, dan hamparan rumput hijau yang menyejukkan mata. Jika Anda ingin beraktivitas fisik, Anda juga dapat melakukan trekking di sekitar taman ini. Taman Wisata Alam Alai Parang Noroyo adalah tempat yang tepat bagi Anda yang ingin bersantai sambil menikmati pesona alam Metro.

Museum Balaputra Dewa

Museum Balaputra Dewa merupakan sebuah museum yang menampilkan kekayaan budaya dan sejarah daerah Metro. Museum ini merupakan tempat yang ideal untuk para pengunjung yang ingin lebih memahami sejarah dan budaya kawasan Metro. Di dalam museum, Anda dapat melihat koleksi benda-benda bersejarah, seperti alat musik tradisional, senjata kuno, dan gambar-gambar yang menggambarkan kehidupan masyarakat Metro tempo dulu. Selain itu, terdapat juga pertunjukan seni dan budaya yang diadakan di museum ini. Jika Anda ingin menambah pengetahuan sejarah dan budaya tentang Metro, Museum Balaputra Dewa adalah destinasi yang wajib Anda kunjungi.

Pulau Kemarau

Pulau Kemarau adalah sebuah pulau yang terletak di perbatasan Kota Palembang dan Kota Prabumulih. Pulau ini menawarkan pesona alam yang eksotis, dengan pantai berpasir putih yang indah dan air laut yang jernih. Anda dapat melakukan aktivitas seperti berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati panorama alam yang disajikan pulau ini. Pulau Kemarau juga menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pecinta fotografi, karena memiliki pemandangan yang sangat fotogenik. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pulau Kemarau saat berada di kawasan Metro.

Kolam Renang Pilihan

Selain keindahan alamnya, Metro juga memiliki berbagai tempat wisata air yang menarik. Salah satunya adalah Kolam Renang Pilihan, sebuah tempat rekreasi air yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan teman-teman. Kolam renang ini dilengkapi dengan seluncuran air dan wahana lainnya yang akan membuat liburan Anda semakin seru. Selain itu, terdapat juga area piknik dan fasilitas olahraga air lainnya yang dapat Anda nikmati di Kolam Renang Pilihan. Pastikan Anda menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini dan merasakan keseruan bermain air di Metro.

Demikianlah beberapa lokasi keindahan alam yang dapat Anda nikmati di kawasan Metro. Dengan berbagai pilihan tempat wisata alam yang menarik, Metro menjadi destinasi yang tepat bagi Anda yang menyukai petualangan dan keindahan alam. Jangan lupa untuk memasukkan kawasan Metro dalam daftar kunjungan Anda selanjutnya dan nikmati pesona alam yang memukau di sana.

Daya Tarik Budaya di Metro

Metro juga menyimpan daya tarik budaya yang kaya, seperti tradisi dan festival yang mengagumkan.

Metro adalah kota yang kaya akan budaya, dengan adat istiadat dan tradisi yang unik. Salah satu tradisi yang paling terkenal di Metro adalah Festival Pacu Jalur. Festival ini diadakan setiap tahun dan merupakan sebuah acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Metro.

Festival Pacu Jalur diadakan untuk memperingati sejarah kemaharajaan Palembang. Acara ini melibatkan lomba perahu tradisional yang ditarik oleh puluhan orang. Peserta lomba harus berlomba satu sama lain untuk mencapai garis finish dengan tujuan menjadi pemenang. Festival ini bukan hanya acara olahraga, tetapi juga merangkul nilai-nilai budaya dan sejarah.

Tidak hanya Festival Pacu Jalur, Metro juga memiliki tradisi yang unik seperti tekong bese, yakni seorang pria yang memiliki peran penting dalam upacara adat. Tekong bese adalah orang yang memiliki kemampuan spiritual dan dianggap sebagai pihak yang dapat berkomunikasi dengan dunia lain. Masyarakat Metro sangat menghormati tekong bese dan mempercayai bahwa dia memiliki kekuatan supernatural.

Selain itu, Metro juga memiliki berbagai festival budaya lain yang menarik. Misalnya, Festival Bujang Mas adalah festival seni dan budaya yang diadakan setiap tahun. Festival ini menampilkan beragam seni tradisional, seperti tari, musik, dan pameran kerajinan tangan. Festival Bujang Mas adalah kesempatan yang baik bagi wisatawan untuk mengenal dan menikmati kekayaan budaya Metro.

Tidak hanya itu, Metro juga memiliki banyak tempat wisata budaya yang menarik. Salah satu tempat yang populer adalah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Museum ini menampilkan koleksi yang mengesankan, seperti benda-benda bersejarah, seni rupa, dan artefak lainnya yang menceritakan sejarah dan budaya Metro.

Selain Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Metro juga memiliki rumah-rumah adat yang memperlihatkan arsitektur tradisional Palembang. Rumah-rumah adat ini menjadi saksi bisu dari masa lalu dan merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.

Daya tarik budaya di Metro tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga bagi penduduk setempat. Masyarakat Metro sangat bangga dengan warisan budaya mereka dan terus melestarikannya melalui berbagai upacara adat dan festival yang diadakan setiap tahun. Budaya Metro adalah bagian yang integral dari identitas kota ini.

Secara keseluruhan, Metro adalah tempat yang kaya akan daya tarik budaya. Festival Pacu Jalur, tradisi tekong bese, Festival Bujang Mas, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, dan rumah-rumah adat adalah beberapa contoh dari kekayaan budaya yang dimiliki oleh Metro. Jika Anda ingin merasakan keindahan dan keunikan budaya Indonesia, kunjungi Metro dan temukan pesonanya sendiri.

Kuliner Khas di Metro

Selain keindahan alam dan budaya, kawasan Metro juga dikenal dengan kuliner khasnya yang lezat, seperti pempek dan tekwan.

1. Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang yang juga menjadi salah satu kuliner favorit di Metro. Makanan ini terbuat dari ikan yang diolah dengan campuran tepung kanji, garam, dan bumbu-bumbu lainnya. Setelah itu, adonan dipanggang, direbus, atau digoreng sesuai dengan varian pempek yang diinginkan. Pempek biasanya disajikan dengan kuah cuka yang asam segar dan ditambahkan irisan timun serta ebi di atasnya. Rasanya yang gurih dan tekstur yang kenyal membuat pempek menjadi hidangan yang menggugah selera.

2. Tekwan

Tekwan adalah hidangan sup ikan yang juga populer di Metro. Sup ini terbuat dari ikan tenggiri yang diolah dengan tambahan tepung sagu atau kanji sebagai pengental. Tekwan biasanya disajikan dengan tambahan pangsit udang yang kenyal, irisan daun bawang, dan irisan bawang merah. Rasanya yang gurih dan kuahnya yang hangat membuat tekwan menjadi hidangan yang nikmat di berbagai kesempatan.

3. Mi Celor

Mi Celor adalah hidangan mi khas Palembang yang juga dapat ditemui di Metro. Mi ini memiliki ciri khas berupa kuah yang gurih dan kental karena menggunakan campuran udang segar, santan, dan bumbu-bumbu pilihan. Mi celor biasanya disajikan dengan tambahan tauge, daun seledri, dan dilengkapi dengan irisan daging kepiting yang lezat. Rasanya yang enak dan tekstur mi yang kenyal membuat mi celor menjadi hidangan yang disukai banyak orang di Metro.

4. Rendang Palembang

Rendang Palembang juga menjadi salah satu kuliner khas yang harus dicoba di Metro. Rendang ini terbuat dari daging sapi yang dimasak dalam bumbu rempah-rempah yang kaya akan rasa. Proses memasak rendang ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Rendang Palembang biasanya disajikan dengan nasi hangat dan sering dijadikan menu utama dalam acara-acara spesial.

5. Mie Belitung

Mie Belitung adalah hidangan mie ala Belitung yang juga dapat ditemui di Metro. Mie ini memiliki kuah yang khas dengan campuran bumbu-bumbu rempah seperti kayu manis, jintan, dan adas. Mie Belitung biasanya disajikan dengan tambahan irisan daun bawang, emping goreng, dan irisan daging sapi yang empuk. Mie ini memiliki cita rasa yang unik dan tekstur mie yang kenyal, menjadikannya hidangan yang lezat untuk dinikmati di Metro.

6. Pindang Patin

Pindang Patin adalah hidangan ikan patin masak dalam kuah asam pedas yang khas. Ikan patin segar dimasak dengan campuran bumbu-bumbu rempah, seperti lengkuas, serai, dan cabai merah. Kuah asam pedasnya yang gurih dan segar sangat cocok untuk dinikmati dengan nasi hangat. Pindang patin juga sering dijadikan hidangan utama dalam berbagai acara di Metro.

Itulah beberapa kuliner khas di Metro yang patut kamu coba saat berkunjung ke kawasan ini. Jangan lupa mencicipi kelezatan pempek, tekwan, mi celor, rendang palembang, mie belitung, dan pindang patin yang menjanjikan sensasi rasa yang tak terlupakan!

Cara Mengakses Metro

Untuk mencapai Metro, ada beberapa cara yang dapat digunakan, baik menggunakan angkutan umum seperti transportasi sungai dan bus kota, maupun menggunakan mobil pribadi.

Jika Anda ingin menggunakan angkutan umum, salah satu pilihan yang tersedia adalah transportasi sungai. Palembang memiliki jaringan transportasi sungai yang luas, dengan kota ini terkenal sebagai “Kota Air”. Dengan menggunakan angkutan sungai, Anda dapat dengan mudah mencapai berbagai destinasi termasuk Metro. Sebagai kota yang dilewati oleh Sungai Musi, Palembang menawarkan perjalanan yang menarik dengan pemandangan indah sepanjang rute sungai. Jadi, jangan ragu untuk mencoba mengakses Metro menggunakan transportasi sungai ini.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan bus kota sebagai sarana transportasi umum untuk mencapai Metro. Palembang memiliki sistem angkutan umum yang terorganisir dengan baik, termasuk jaringan bus kota yang luas. Anda dapat mencari informasi tentang rute bus kota yang memiliki trayek ke Metro dan menggunakan bus tersebut untuk mencapai tujuan Anda. Pastikan Anda mengetahui jadwal dan rute bus yang tepat agar dapat sampai ke Metro dengan nyaman dan lancar.

Jika Anda lebih memilih menggunakan mobil pribadi, tidak perlu khawatir. Metro juga dapat dijangkau dengan mudah menggunakan mobil. Jalan-jalan utama kota Palembang menghubungkan berbagai daerah termasuk Metro. Pastikan Anda memiliki navigasi yang akurat atau meminta petunjuk kepada penduduk setempat untuk memastikan Anda tidak tersesat di perjalanan.

Dalam perjalanan menuju Metro, Anda juga akan melewati berbagai tempat menarik yang mungkin dapat Anda kunjungi. Jadi, jangan ragu untuk berhenti sejenak dan menjelajahi keindahan kota Palembang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Metro.

Dalam kesimpulan, Metro dapat dicapai dengan menggunakan angkutan umum seperti transportasi sungai dan bus kota, serta dapat dijangkau dengan mobil pribadi. Pilihan transportasi tergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda. Jangan lupa untuk menikmati perjalanan Anda dan menjaga keselamatan selama berpergian. Selamat menikmati wisata di Metro!

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *